SELAMAT DATANG, SILAHKAN TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

Senin, 13 Maret 2017

MANAJEMEN STRATEJIK



MANAJEMEN STRATEJIK
(Defenisi, Analisis SWOT)


Oleh: SABRI
Mahasiswa Semester VII PAI
STAI Al-Gazali Bone
 

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Dalam usaha mendukung manajemen pengambilan keputusan, analisis SWOT memiliki peran besar di dalamnya.Berbagai kalangan akademisi, birokrat hingga praktisi bisnis telah mempercayai jika analisis dengan mempergunakan perspektif SWOT telah dianggap memiliki keunggulannya. Kita bisa memberikan peta kondisi terhadap keadaan yang terjadi berdasarkan realita yang ada, serta lebih jauh mampu memberikan penegasan terhadap keputusan yang akan kita lakukan di masa yang akan datang. Oleh karena itu secara umum ada beberapa kegunaan dengan dipergunakannya analisis SWOT dalam mendukung manajemen pengambilan keputusan, yaitu:
§  Mampu memberikan gambaran suatu dari empat sudut dimensi, yaitu strengths (kekuatan) dan weknesses (kelemahan), serta opportunities (peluang), dan threats (ancaman). Sehingga pengambil keputusan bisa melihat dari empat dimensi ini secara lebih komprehensif.
§  Dapat dijadikan sebagai rujukan pembuatan rencana keputusan jangka panjang.
§  Mampu memberikan pemahaman kepada para stakeholders’ yang berkeinginan menaruh simpati bahkan bergabung dengan perusahaan dalam suatu ikatan kerja sama yang saling menguntungkan.
§  Dapat dijadikan penilai secara rutin dalam menilai progress report dari setiap keputusan yang dibuat selama ini.
   
B.     Rumusan Masalah
1.      Apakah yang dimaksud dengan analisis SWOT?
2.      Bagaimana hubungan antara analisis SWOT dengan manajemen pengambilan keputusan?
3.      Sebutkan faktor eksternal dan internal dalam perspektif SWOT!
4.      Berikan contoh kasus analisis swot dalam prespektif manajemen pengambilan keputusan!
5.      Sebutkan Tujuan, Manfaat  dan Fungsi  Analisis SWOT
C.     Tujuan
1.      Mengetahui definisi analisis SWOT.
2.      Mengetahui hubungan antara analisis SWOT dengan manajemen pengambilan keputusan.
3.      Mengetahui faktor eksternal dan internal dalam perspektif SWOT.
4.      Mampu mengaplikasikan analisis swot dalam prespektif manajemen pengambilan keputusan dalam kehidupan sehari-hari.
5.      Mengetahui Tujuan, Manfaat  dan Fungsi  Analisis SWOT
D.    Manfaat
Dari penulisan ini diharapkan mendatangkan manfaat berupa penambahan pengetahuan serta wawasan penulis kepada pembaca tentang keadaan pendidikan sekarang ini sehingga kita dapat mencari solusinya secara bersama agar pendidikan di masa yang akan dapat meningkat baik dari segi kualitas maupun kuantitas yang diberikan.

BAB II
PEMBAHASAN

A.    Definisi SWOT
SWOT adalah singkatan dari strengths (kekuatan), weknesses (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman), dimana SWOT ini sebagai suatu model dalam menganalisis suatu organisasi yang berorientasi profit dan non profit dengan tujuan utama untuk mengetahui keadaan organisasi tersebut secara lebih komprehensif. Maksud dari analisis SWOT yaitu:
§  Strenght
Atribut dari orang atau perusahaan yang sangat membantu untuk mencapai tujuan.
§  Weaknesses
Atribut dari orang atau perusahaan yang berbahaya untuk mencapai tujuan.
§  Opportunities
Kondisi eksternal yang membantu untuk mencapai tujuan.
§  Threats[1]
kondisi Eksternal yang dapat merusak tujuan
SWOT ini biasa digunakan untuk menganalisis suatu kondisi dimana akan dibuat sebuah rencana untuk melakukan sesuatu atau memutuskan sebuah strategi,sebagai contoh, program kerja strategi. Analisis ini digunakan untuk:
1.      Memasuki sebuah industri baru
2.      Memutuskan meluncurkan produk baru
3.      Menganalisis posisi perusahaan pada peta persaingan usaha dalam kurun waktu tertentu
4.      Melihat sejauh mana kekuatan dan kelemahan perusahaan
5.      Membuat keputusan ketika memecahkan masalah yang akan terjadi berkaitan dengan ancaman dan peluang yang muncul.
B.     Peranan SWOT Sebagai Bagian Analisis Manajemen Resiko dan Hubungannya dengan Manajemen Pengambilan Keputusan
Peranan SWOT sebagai alat dalam menganalisis kondisi suatu perusahaan selama ini dianggap sebagai suatu model yang dapat diterima secara umum dan lebih familiar. Sebenarnya jika kita ingin mempergunakan berbagai model lain itu juga memungkinkan, seperti BCG (Boston Consulting Group), manajemen performance (kinerja manajemen), balance scorecard dan berbagai alat analisis lainnya.
Beberapa organisasi profit dan non profit telah mempergunakan SWOT ini sebagai salah satu alat analisis mereka, seperti IPB dalam membuat rencana strategis untuk tahun 2008 sampai 2013. Sehingga dengan mempergunakan SWOT sebagai dasar analisis perusahaan dalam mengambil keputusan, maka diharapkan SWOT juga memungkinkan untuk dipergunakan sebagai salah satu model yang representatif dalam menganalisis manajemen resiko suatu perusahaan. Termasuk tentunya akan mampu memberi masukan dalam mendukung proses pengambilan keputusan.
C.    Tujuan Penerapan SWOT di Perusahaan
Penerapan SWOT pada suatu perusahaan bertujuan untuk memberikan suatu pandangan agar perusahaan menjadi lebih fokus, sehingga dengan penempatan analisa SWOT tersebut nantinya dapat di jadikan sebagai bandingan pikir dari berbagai sudut pandang, baik dari segi kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman yang mungkin bisa terjadi di masa-masa yang akan datang.
Tujuan lain diperlukannya analisis SWOT adalah dimana setiap produk yang beredar dipasaran pasti akan mengalami pasang surut dalam penjualan atau yang dikenal dengan istilah daur hidup produk (life cycle product). Konsep daur hidup produk dirujuk berdasarkan keadaan realita yang terjadi di pasar, bahwa konsumen memiliki tingkat kejenuhan dalam memakai suatu produk.

D.    Faktor Eksternal dan Internal dalam Perspektif SWOT
a) Faktor Eksternal
Faktor eksternal ini mempengaruhi terbentuknya Opportunities and Threats (O and T).Dimana faktor ini menyangkut dengan kondisi-kondisi yang terjadi diluar perusahaan yang mempengaruhi dalam pembuatan keputusan perusahaan.Faktor ini mencakup lingkungan industri (industry environment) dan lingkungan bisnis makro (macro environment), ekonomi, politik, hukum, tekonologi, kependudukan, dan sosial budaya.
b) Faktor Internal
Faktor internal ini mempengaruhi terbentuknya Strengths and Weaknesses (S and W).Dimana faktor ini menyangkut dengan kondisi yang terjadi dalam perusahaan, yang mana ini turut mempengaruhi terbentuknya pembuatan keputusan (decision making) perusahaan. Faktor Internal ini mencakup meliputi semua macam manajemen fungsional: pemasaran, keuangan, operasi, sumber daya manusia, penelitian dan pengembangan, sistem informasi manajemen, dan budaya perusahaan (corporate culture).[2]
E.     Contoh Kasus Analisis Swot dalam Prespektif Manajemen Pengambilan Keputusan
Analisis SWOT ini merupakan sebuah “penyelidikan” tentang situasi dan kondisi dalam suatu lingkungan. Contohnya adalah:
“Ada sebuah organisasi yang akan membuat program kerja, untuk itu mereka harus tahu tentang kondisi organisasi mereka dan lingkungan dimana organisasi itu berada. Untuk itu mereka melakukan analisis SWOT,
1.      Pertama S, yaitu dengan mengetahui kekuatan organisasi. Kekuatan bisa diartikan sebagai kondisi yang menguntungkan untuk organisasi tersebut. Misalnya, pengurus yang setia terhadap organisasi, atau kas organisasi yang banyak, dll.
2.      Kedua W, yaitu dengan mengetahui kelemahan organisasi. Kelemahan bisa diartikan sebagai suatu kondisi yang merugikan untuk organisasi tersebut. Misalnya, kondisi anggota yang tidak aktif, dana yang tak ada, dll.
3.      Ketiga O, yaitu dengan mengetahui kesempatan organisasi. Dalam hal ini bisa diartikan sebagai suatu hal yang bisa menguntungkan jika dilakukan namun jika tidak diambil bisa merugikan, atau sebaliknya. Misalnya, sumber dana ada bila diminta.
4.      Keempat T, yaitu dengan mengetahui ancaman organisasi. Ancaman bisa diartikan sebagai suatu hal yang akan menghambat atau mengancam selama perjalanan kepengurusan. Misalnya, banyak pengurus dan anggota yang tidak aktif.
Setelah dilakukan analisis SWOT maka jadi mengetahui kondisi nyata apa yang terjadi di lingkungan internal dan external organisas, maka dapat mulai membuat rencana program kerja yang sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan dan mampu untuk dilaksanakan oleh pengurus tersebut.”
Ketika anda membuat analisis SWOT ketika memasuki sebuah industri,harus diingat bahwa dalam sebuah industri ada dua faktor penting yang harus anda pertimbangkan,yaitu:
1.      Faktor internal perusahaan,yaitu:
a.       Pemasok (supplier),dan
b.      Konsumen (pasarnya).
2.      Faktor eksternal perusahaan,yaitu:
a.       Masuknya produk pesaing baru sebagai ancaman bisnis anda,
b.      Munculnya produk pengganti (substitutive product) yang bisa menggantikan prouk anda.[3]
F.     Tujuan, Manfaat  dan Fungsi  Analisis SWOT
Analisis SWOT mengarahkan analisis strategi dengan cara memfokuskan perhatian pada kekuatan  (strengths), kelemahan , (weaknesses), peluang , (opportunities) dan ancaman (threats)yang merupakan hal yang kritis bagi keberhasilan perusahaan.
1.      Tujuan analisis SWOT
Tujuan analisis SWOT pada perusahaan (Freddy Rangkuti, 1997) adalah untuk membenarkan faktor(faktor internal dan eksternal perusahaan yang telah dianalisis. apabila terdapat kesalahan, agar perusahaan itu berjalan dengan baik maka perusahaan itu harus mengolah untuk mempertahankan serta memanfaatkan peluang yang ada secara baik begitu juga pihak perusahaan harus mengetahui kelemahan yang dihadapi agar menjadi kekuatan serta mengatasi ancaman menjadi peluang.
Tujuan lainnya adalah
a.   meningkatkan pertumbuhan penjualan sebesar 200%( dalam 5 tahun kedepan),dengan memanfaatkan peluang usaha jasa konstruksi.
b.   meningkatkan kemampuan menghasilkan keuntungan melalui pengembangan usahaindustri.
c.   meningkatkan pengembangan pasar atau produk baru yang didukung oleh usaha perdagangan.
2.      Manfaat Analisis SWOT
Analisis SWOT (Freddy Rangkuti, 1997) bermanfaat apabila telah secara jelas ditentukandalam bisnis apa perusahaan beroprasi, dan arah mana perusahaan menuju ke masa depanserta ukuran apa saja yang digunakan untuk menilai keberhasilan manajemen dalam menjalankan misinya dan mewujudkan isinya. !anfaat dari analisis SWOT adalah merupakan strategi bagi para stakeholder untuk menetapkan sarana sarana saat ini atau kedepan terhadap kualitas internal maupun eksternal.
3.      Fungsi Analisis SWOT
Ketika suatu perusahan mengorbitkan suatu produk tentunya pasti telah mengalami  proses penganalisaan terlebih dahulu oleh tim teknis corporate plan.Sebagian dari  pekerjaan perencanaan strategi terfokus kepada apakah perusahaan mempunyai sumber daya dan kapabilitas memadai untuk menjalankan misinya dan mewujudkan )isinya. Pengenalan akan kekuatan yang dimiliki akan membantu perusahaan untuk tetap menaruh perhatian dan melihat peluang(peluang baru. Sedangkan penilaian yang jujur terhadap kelemahan(kelemahan yang ada akan memberikan bobot realisme pada rencana(rencana yang akan dibuat perusahaan.
Maka, fungsi dari analisis SWOT adalah untuk menganalisa mengenai kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan yang dilakukan melalui telah terhadap kondisi internal perusahaan, serta analisa mengenai peluang dan ancaman yang dihadapi  perusahaan yang dilakukan melalui telaah terhadap kondisi eksternal perusahaan.


BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis guna merumuskan strategi perusahaan,dimana analisis SWOT ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan dan peluang,namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan dan ancaman. Proses pengambilan keputusan strategis selalu berkaitan dengan pengembangan misi, tujuan, strategi, dan kebijakan perusahaan. Dengan demikian perencana strategi harus menganalisa faktor faktor strategis perusahaan dalam kondisi saat ini.
Kegunaan analisis SWOT tidak terbatas pada organisasi yang mencari laba.Analisis SWOT dapat digunakan dalam setiap situasi pengambilan keputusan ketika keadaan akhir yang diinginkan telah ditetapkan. Contohnya antara lain: organisasi nirlaba,unit pemerintah,dan individu. Analisis SWOT juga dapat digunakan dalam perencanaan pra krisis dan pencegahan krisis manajemen
B.     Saran
Dengan kajian SWOT ini diharapkan dapat memberikan gambaran tahap-tahap perumusan tujuan di mulai dari visi dan misi yang menghasilkan nilai-nilai.Visi dan misi dan nilai-nilai tersebut secara bersamaan dianalisis dengan mempetimbangkan faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi, baik lingkungan internal yaitu lingkungan eksternal.
Mudah-mudahan makalah ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan kita tentang kajian SWOT dalam membangun perusahaan agar lebih berkembang dan maju.

DAFTAR PUSTAKA
https://budisetyoeko.wordpress.com/2015/06/16/analisa-swot/
http://putricikallestari.blogspot.co.id/2011/10/penerapan-analisis-swot-dalam.html
http://andikawigunatambusai.blogspot.co.id/p/analisa-swot.html
Rangkuti, Freddy, 1997, “Riset Pemasaran”. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka
Utama


[1] (David,Fred R.,2005:47) 

[2]lalanurmala-lalanurmala.blogspot.com/.../teori-pengambilan-keputusan-analisis.html
[3] http://putricikallestari.blogspot.co.id/2011/10/penerapan-analisis-swot-dalam.html

0 komentar:

Posting Komentar